Archive

Archive for the ‘World Of Religy’ Category

Pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) / ONH (Ongkos Naik Haji) tahun 2012/1433H


Mengutip informasi haji pada alamat http://haji.kemenag.go.id, berdasarkan keputusan Menteri Agama  Nomor: B.VIII/3/HJ.03/207‐02/2012 , mengenai  Besaran  Biaya  Penyelenggaraan  Ibadah  Haji  (BPIH)  reguler  Tahun  1433H/2012M  menurut  embarkasi adalah sebagai berikut:

No Embarkasi

Besaran

BPIH (USD)

PROVINSI/KABUPATEN/KOTA

1

Aceh 3.328 Aceh

2

Medan 3.388 Sumatera Utara

3

Batam 3.468 Riau, Kepulauan Riau,  Kalimantan Barat, Jambi

(Kab. Tanjung Jabung Barat, Kota Jambi, Muaro

Jambi, Batang Hari, dan Tanjung Jabung Timur).

4

Padang 3.404 Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi (Kab. Merangin,

Kerinci, Sorolangun, Bungo, dan Tebo).

5

Palembang 3.456 Sumatera Selatan, Bangka Belitung

6

Jakarta 3.638 DKI Jakarta, Banten,  Lampung

7

Solo 3.617 Jawa Tengah, DI Yogyakarta

Kalimantan Tengah (Kab. Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara).

8

Surabaya 3.738 Jawa Timur, Bali,  NTT

9

Banjarmasin 3.808 Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah (Kota

Palangkaraya, Kab. Kapuas, Barito Utara, Barito Selatan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Pulau Pisau, Gunung Mas, Barito Timur, dan Murung Raya).

10 Balikpapan 3.819 Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara
11 Makassar 3.882 Sulawesi Selatan,  Gorontalo,  Sulawesi Tenggara,

Sulawesi Barat,  Maluku,  Maluku Utara, Papua, Papua Barat

12 Lombok 3.857 NTB

Semoga Saudara seiman yang berangkat tahun ini menjadi haji yang mabrur

Tausiyah Pagi


Mengutip Note dari seorang teman di Facebook (http://www.facebook.com/fitriana.nugraha) , bagaimana tausiyah itu bisa saja berasal dari semua kalangan, tidak terkecuali dari seorang Tukang Bakso sekalipun, mudah-mudahan kita bisa mengambil ibroh dari cerita ini.

Di suatu senja sepulang kantor, saya masih berkesempatan untuk ngurus tanaman di depan rumah, sambil memperhatikan beberapa anak asuh yang sedang belajar menggambar peta, juga mewarnai.. Hujan rintik-rintik selalu menyertai di setiap sore di musim hujan ini.

Di kala tangan sedikit berlumuran tanah kotor….. terdengar suara tek…tekk.. .tek…suara tukang bakso dorong lewat. Sambil menyeka keringat…, ku hentikan tukang bakso itu dan memesan beberapa mangkok bakso setelah menanyakan anak-anak, siapa yang mau bakso?

“Mauuuuuuuuu..”, secara serempak dan kompak anak-anak asuhku menjawab.
Selesai makan bakso, lalu saya membayarnya.

Ada satu hal yang menggelitik fikiranku selama ini ketika saya membayarnya, si tukang bakso memisahkan uang yang diterimanya. Yang satu disimpan dilaci, yang satu ke dompet, yang lainnya ke kaleng bekas kue semacam kencleng. Lalu aku bertanya atas rasa penasaranku selama ini.

“Mang kalo boleh tahu, kenapa uang-uang itu pisahkan? Barangkali ada tujuan?”

“Iya pak, memang sengaja saya memisahkan uang ini selama jadi tukang bakso yang sudah berlangsung hampir 17 tahun. Tujuannya sederhana saja, hanya ingin memisahkan mana yang menjadi hak saya, mana yang menjadi hak orang lain / amal ibadah, dan mana yang menjadi hak cita-cita penyempurnaan iman seorang muslim”.

“Maksudnya…?”, saya melanjutkan bertanya.

“Iya Pak, kan agama dan islam menganjurkan kita agar bisa berbagi dengan sesama. Sengaja saya membagi 3 tempat, dengan pembagian sebagai berikut :

1. Uang yang masuk ke dompet, artinya untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari untuk keluarga

2. Uang yang masuk ke laci, artinya untuk infaq /sedekah, atau untuk melaksanakan ibadah Qurban. Dan alhamdulillah selama 17 tahun menjadi tukang bakso saya selalu ikut qurban seekor kambing, meskipun kambingnya yang ukuran sedang saja

3. Uang yang masuk ke kencleng, karena saya ingin menyempurnakan agama yang saya pegang yaitu Islam. Islam mewajibkan kepada umatnya yang mampu untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah haji ini tentu butuh biaya yang besar, Maka kami sepakat dengan istri bahwa di setiap penghasilan harian hasil jualan bakso ini kami harus menyisihkan sebagian penghasilan sebagai tabungan haji.. Dan insya Allah selama 17 tahun menabung, sekitar 2 tahun lagi saya dan istri akan melaksanakan ibadah haji.”

Hatiku sangat… sangat tersentuh mendengar jawaban itu. Sungguh sebuah jawaban sederhana yang sangat mulia. Bahkan mungkin kita yang memiliki nasib sedikit lebih baik dari si tukang bakso tersebut, belum tentu memiliki fikiran dan rencana indah dalam hidup seperti itu. Dan seringkali berlindung di balik tidak mampu atau belum ada rejeki.

Terus saya melanjutkan sedikit pertanyaan, sebagai berikut : “Iya tapi kan ibadah haji itu hanya diwajibkan bagi yang mampu…? termasuk memiliki kemampuan dalam biaya…?

Ia menjawab, “Itulah sebabnya Pak, justru kami malu kepada Allah kalau bicara soal Rezeki karena kami sudah diberi Rezeki. Semua orang pasti mampu kok kalau memang niat..?

Menurut saya definisi “mampu” adalah sebuah definisi dimana kita diberi kebebasan untuk mendefinisikannya sendiri. Kalau kita mendefinisikan diri sendiri sebagai orang tidak mampu, maka mungkin selamanya kita akan menjadi manusia tidak mampu. Sebaliknya kalau kita mendefinisikan diri sendiri, “mampu”, maka Insya Allah dengan segala kekuasaan dan kewenangannya Allah akan memberi kemampuan pada kita kok.”

“Masya Allah… sebuah jawaban dari seorang tukang bakso”.
Sahabat…..

Cerita perjalanan spiritual ini sangat sederhana dan jadi inspirasi. Semoga memberi hikmah terbaik bagi kehidupan kita. Amien……..
Dalam hadits Qudsi,

“Sesungguhnya Allah berfirman: Aku akan mengikuti prasangka hamba-Ku dan Aku akan senantiasa menyertainya apabila berdoa kepada-Ku” (HR. Bukhari Muslim)

-Unknown-

Kisah Nyata: Akhir hayat penggemar musik dan pencinta Al-Qur’an

November 29, 2011 Leave a comment

Tausiah hari ini saya ambil dari alamat berikut http://arrahmah.com/read/2011/11/21/16484-kisah-nyata-akhir-hayat-penggemar-musik-dan-pencinta-al-quran.html

Tatkala masih di bangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar do’a ibuku saat pulang dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam shalatnya yang panjang. Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama, apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang.

Aku sungguh heran. Bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri: “Alangkah sabarnya mereka…setiap hari begitu…benar-benar mengherankan!”

Aku belum tahu bahwa di situlah kebahagiaan orang mukmin, dan itulah shalat orang-orang pilihan…Mereka bangkit dari tempat tidumya untuk bermunajat kepada Allah.Setelah menjalani pendidikan militer, aku tumbuh sebagai pemuda yang matang. Tetapi diriku semakin jauh dari Allah. Padahal berbagai nasihat selalu kuterima dan kudengar dari waktu ke waktu.

Setelah tamat dari pendidikan, aku ditugaskan ke kota yang jauh dari kotaku. Perkenalanku dengan teman-teman sekerja membuatku agak ringan menanggung beban sebagai orang terasing.

Read more…

Categories: World Of Religy

11- Post Tanggal 11 bulan 11 2011

November 11, 2011 Leave a comment

Post ke 11 hari ini saya coba mengutip Surat 11 dalam Alquran.  (http://id.wikipedia.org/wiki/Surah_Hud)

Surah Hud (Arab: هود , Hūd, “Nabi Hud“) adalah surah ke-11 dalam al-Qur’an dan termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Surah ini terdiri dari 123 ayat diturunkan sesudah surah Yunus. Surah ini dinamai surah Hud karena ada hubungan dengan terdapatnya kisah Nabi Hud dan kaumnya dalam surah ini terdapat juga kisah-kisah Nabi yang lain, seperti kisah Nuh, Shaleh, Ibrahim, Luth, Syu’aib, dan Musa. 

Pokok-pokok isinya

  1. Keimanan: Adanya ‘Arsy Allah; kejadian alam dalam 6 tahap; adanya golongan-golongan manusia di hari kiamat.
  2. Hukum-hukum: Agama membolehkan menikmati yang baik-baik dan memakai perhiasan asal tidak berlebih-lebihan; tidak boleh berlaku sombong; tidak boleh mendoa atau mengharapkan sesuatu yang tidak mungkin menurut sunnah Allah.
  3. Kisah-kisah: Kisah Nuh a.s. dan kaumnya; kisah Huud a.s. dan kaumnya; kisah Shaleh a.s. dan kaumnya; kisah Ibrahim a.s. dan kaumnya; kisah Syu’aib a.s. dan kaumnya; kisah Luth a.s. dan kaumnya; kisah Musa a.s. dan kaumnya.
  4. Dan lain-lain: Pelajaran-peIajaran yang diambil dari kisah-kisah para nabi; air sumber segala kehidupan; salat itu memperkuat iman; sunnah Allah yang berhubungan dengan kebinasaan suatu kaum.

Maha Benar Alloh atas segala Firman-NYA.

Categories: World Of Religy Tags: ,

2nd- Post Tanggal 11 bulan 11 2011

November 11, 2011 Leave a comment

Siang ini adalah jum’at pertama saya bisa sholat di Lantai 2 masjid ARH (Arief Rahman Hakim) Salemba, saya berangkat dari prodi pukul 11.30, sengaja agak cepat daro biasanya agar dapat tempat duduk di lantai 2, apabila datang tepat pada saat azan biasanya suka dapat shaf di lantai bawah dengan hanya melihat khatib dari layar LCD yang disediakan oleh pengurus mesjid.

Tema sholat Jum’at kali ini adalah penting nya agar umat islam untuk bersatu dan tidak terpecah belah, lebih lanjut khotib menyampaikan penjelasan tentang ayat  “Wa’tashimu bihablillah jami’an wa la tafarraqu ” . Artinya Berpeganglah kamu semua pada tali Allah dan janganlah berpecah belah, mengajak agar seluruh umat islam untuk bersatu padu membela agama Al Islam.

Categories: World Of Religy Tags: ,

Sholat IEDUL Adha 1432 H


Foto disamping diambil hari Minggu lalu seusai sholat iedul adha berjamaah 1432 H, berlokasi di Pelataran Parkir Masjid Islamic Centre jalan raya bypass Bandar Lampung.  Jamaah sholat memadati masjid hingga ke teras tambahan, topik ceramah yang dibawakan oleh khatib berbicara seputar kisah tauladan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam rangka pengabdian seorang hamba kepada sang Pencipta-Nya. Iedul Adha tahun ini kami rayakan di Bandar Lampung bersama istri, mertua, dan adik-adik, selepas sholat dilanjut dengan penyembelihan hewan kurban yang dilaksanakan di Mushola As-Shafar (Mushola Blok C), tidak seperti tahun lalu dimana prosesi kurban tidak dibantu oleh tukang jagal (berakibat terlambatnya proses pembagian jatah daging kurban, hingga sore hari)  tahun ini panitia kurban mengambil inisiatif memanggil bala bantuan tim jagal hewan yang sudah terlatih untuk membantu panitia  agar pembagian jatah kurban bisa cepat selesai,  Alhamdulillah total 5 sapi yang dikurbankan di Mushola Blok C ba’da zuhur daging kurban sudah dibagikan kepada yang berhak menerima. Foto kurban menyusul karena belum sempat mindahin ke Laptop.

Categories: World Of Religy

Iedul Adha 1432H Mubarok dan ibadah Kurban


Happy Iedul Adha 1432H  Mubarok untuk kita semua, semoga hikmah Iedul Adha dan Ibadah Kurban dapat terpatri di Sanubari kita, Amiin Allohumma Amiin. Berikut saya cuplik Kutbah Jum’at yang disampaikan Andi Kartito, SPdI.dialamat website berikut http://www.dakwatuna.com/2011/11/16155/khutbah-idul-adha-1432-h-empat-pelajaran-dari-kisah-nabi-ibrahim-as-dan-keluarganya/

الله أكبر الله أكبر الله أكبر

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ اِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ اَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ: اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

dakwatuna.com – Puja dan Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita sangat banyak sehingga kita sendiri tidak akan mampu menghitung nikmat-nikmat itu. Karenanya dalam konteks nikmat, Allah Swt tidak memerintahkan kita untuk menghitung tapi mensyukurinya. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad Saw, beserta keluarga, sahabat dan para pengikut setia serta para penerus dakwahnya hingga hari kiamat nanti.

Allahu Akbar 3X Walillahilhamdu.

Jamaah Shalat Idul Adha Yang Dimuliakan Allah.

Pada hari yang mulia ini, 10 Dzulhijah 1432 H seluruh umat Islam di seantero dunia memperingati hari raya Idul Adha atau hari raya qurban. Sehari sebelumnya, 9 Dzulhijah 1432 H, jutaan umat Islam yang menunaikan ibadah haji wukuf di Arafah, berkumpul di Arafah dengan memakai ihram putih sebagai lambang kesetaraan derajat manusia di sisi Allah, tidak ada keistimewaan  antar satu bangsa dengan bangsa yang lainnya kecuali takwa kepada Allah.      Dan Hari ini juga kita kembali di  ingatkan kepada kisah seorang kholilulloh kekasih Allah SWT,  nabi Ibrahim as yang Allah uji kecintaannya, antara cintanya kepada keluarga ( nabi Ismail as dan Siti hajar )  dan cintanya kepada Allah. Alhamdulillah cintanya kepada Allah melebihi dari segalanya, hal ini membuat kita bahkan nabi Muhammad SAW harus mengambil pelajaran darinya. Read more…

Categories: World Of Religy

Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati


Q.S Ali Imran (3) ayat 185  ” Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukan kedalam surga maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan “ Maha benar Alloh atas segala Firman-Nya

Sungguh kejadian nyata bahwa Alloh Maha berkehendak atas segalanya telah  saya alami baru-baru ini, Nyai Cik Ama Sepuluh Ratu  (Nenek dari Istri) berpulang ke Rahmatulloh, selasa pagi 4 Oktober 2011 di Palembang, berita duka ini sungguh sangat mengejutkan terlebih pada tanggal 7 Oktober rencananya Nyai dan Bapak mertua akan bertolak menuju tanah Harom untuk menunaikan ibadah haji. Seluruh persiapan keberangkatan telah final mulai dari passport/visa, perangkat haji/umroh, pakaian dan lain sebagainya, keluarga besar istri pun sudah mengagendakan mengadakan syukuran keluarga melepas keberangkatan haji mereka berdua, saya pun sudah booking tiket pesawat dari Jakarta ke Palembang dan berencana berangkat Kamis Malam, seusai perkuliahan berakhir.  Kembali ke Khittoh-nya bahwa Manusia hanya bisa berencana, Alloh yang maha menentukan. kejadian duka ini seketika merubah seluruh rencana yang sudah dipersiapkan.

Selasa pagi saya pun langsung memutuskan bersegera menuju ke Lampung menggunakan angkutan  darat karena rencananya jenazah Nyai akan dikebumikan di tanah kelahiran yakni Kota Menggala, saya-pun tiba di Lampung tepat tengah Malam sekitar pukul 23.00 WIB, setibanya dikediaman Nyai saya bertemu dengan Istri dan Anak tersayang (telah dahulu tiba sore hari) kemudian segera melihat wajah Nyai yang meninggal dengan wajah tenang (Insya Alloh Husnol Khotimah Amiin) , dilanjutkan membaca surah Alfatihah dan Surah Yasin. Keesokan pagi barulah Mayyit Nyai Ama dikebumikan dengan terlebih dahulu dimandikan dan disholatkan di rumah duka.


” Wahai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dgn hati puas lagi diridhai-Nya, Masuklah ke dalam golongan hamba-hamba-Kumasuklah ke dalam syurga-Ku “ Qs Al fajr 89 ayat 27 -30

Selamat jalan Nyai, Doa kami menyertai kepergian-Mu.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: