Home > Blogosphere > Telkoms*l Fla** = Telk**Net Instant ?

Telkoms*l Fla** = Telk**Net Instant ?


Pagi ini online modal minjem modem Fl**h istri, paketnya adalah unlimited dengan biaya berlangganan Rp. 110.000 perbulan, tidak terasa sudah hampir dua tahun berlangganan paket ini, meskipun begitu modem Fl**h sangat jarang digunakan dikarenakan istri bekerja dan saya juga sudah cukup puas dengan koneksi di Kampus,  sesekali saja saya browsing via Smartphone Samsung Omnia Pro untuk sekedar cek mail,chat,atau membuka social networking.

Dulu pada saat promosinya layanan Fl**h ini menjanjikan layanan bandwidth yang cepat dan stabil, dan memang terbukti 2 tahun lalu jika saya browsing langsung deh wushhh wusshhh wussh, tidak menunggu lama website dituju akan langsung terbuka.  Lambat laun seiring waktu berganti zaman pun berubah ternyata layanan Fl**h ini makin gak jelas. Mulai dari sering sekali terputusnya koneksi (terparah tercatat harus reconnect tiap 1 menit sekali) hingga ke koneksi LOLA(loading lamaaaaaaa) semakin menambah daftar panjang akan buruknya layanan service mereka.

Meskipun demikian saya masih bersyukur masih bisa menggunakan layanan ini, jika sewaktu waktu dari rumah butuh online dan ingin mengerjakan sesuatu membutuhkan koneksi internet, maka modem ini sering juga saya gunakan.

Teringat saat saat masih menggunakan dial-up dari telpone rumah dengan judul layanan Telk*mNETinstan* (mirip mi-instant deh😀 )  pada saat itu kecepatan terbaik adalah 32 Kbps, yah jaman dulu dengan koneksi segitu sudah berasa gagah sekali maklum harga bandwidth juga masih relatif mahal,  kumulasi layanan selama 1 jam bisa merogoh kocek 10.000 untuk si-dial-up ini.  Zaman berganti modem portable pun sudah banyak dijual dipasaran, namun kok ya speednya  gak jauh jauh dari dial-up dulu yang (khusus layanan si Fl**h ini), entah untuk modem modem lain.

Eh tapi pernah juga jajal modem EVD* nya besutan SM*RT  lumayan kenceng dan stabil minimal bisa dapet 512 Kbps rata rata disemua lokasi dengan coverage sinyal EVD* bahkan bisa lebih dari 1,5 Mbps, bandingkan dengan si Fl*sh ini  hanya bisa dapet rata rata 64 Kbps rata rata disemua lokasi(beruntung jika sampe di 512 Kbps),   ada juga pernah coba I*2 nya IND**AT yang ini lumayan stabil walaupun speednya standar standar saja.

Bisa jadi si Fl*sh ini penggunanya sudah begitu crowded hingga CIR hingga he level end user menjadi sangat dibatasi.  Namun jika mereka tidak segera berbenah, maka haqqul yakin saya, akan banyak pelanggan Fl*sh akan bermigrasi besar besaran ke provider lain yang menyediakan layanan aftersales/purna jual  baik.

Just my 2 Cent.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: