Home > Blogosphere > Malu bertanya sesat dijalan

Malu bertanya sesat dijalan


“malu bertanya sesat di jalan” , merupakan pepatah yang kerap kali terdengar telinga, menunjukkan bahwa jika tidak ingin tersesat menuju ke arah tertentu maka rajin-rajinlah untuk bertanya, belakangan juga muncul istilah “banyak bertanya malu-maluin”, artinya adalah jangan pula dikit-dikit nanya, sebel pula orang dibuatnya😀 .

Nah kali ini saya ingin posting masalah penunjuk arah, dengan kehadiran  teknologi canggih yang telah banyak beredar di beberapa perangkat gadget maupun smartphone, perlahan-lahan istilah “malu bertanya sesat dijalan” pun jadi tidak berlaku, apa pasalnya ?? , sokk mari kita lihat, kecanggihan teknologi smartphone/gadget rata-rata telah membundle aplikasi penunjuk arah berbasis GPS (Global Positioning Unit) pada perangkat. dengan kecanggihan teknologi GPS ini pengguna mendapatkan kemudahan untuk mendapatkan panduan rute yang tepat dan efisien menuju ke tujuan, meskipun notabene si user tersebut sama sekali tidak mengenali rute jalan yang dihadapinya. Sebut saja Garmin (aplikasi GPS tercanggih), atau My My MAPS (Nokia or blackberry), Navigation (Android), semuanya merupakan aplikasi berbasis GPS besutan vendor dengan tujuan utama adalah sebagai penunjuk arah.

Untuk saya pribadi, pada HP SmartPhone kesayangan berbasis Window Mobile 6 (Samsung Omnia Pro) telah saya lengkapi dengan aplikasi Garmin Mobile XT for win Mobile (selain Google Map tentunya) sebagai asisten pribadi saya, yang dengan setia  menunjukkan rute jalan terbaik yang saya inginkan. Dengan terlebih dahulu mendownload Raw Data Image Peta Indonesia dari komunitas Garmin Indonesia, kemudian di import ke smartphone, maka seluruh daerah di indonesia telah terpetakan dengan baik di aplikasi Garmin ini, dan saya pun dapat bebas bepergian kemana pun saya suka dalam rangka mengurangi  “malu”  bertanya arah kepada  orang lain😀 . Fasilitas yang disediakan garmin cukup lengkap diantaranya;

  1. Pencarian Address.
  2. Points of interest ( Hotel, Fuel Pump, recreation, market,entertainment place, shopping, auto services, transport, Bank, community, hospital,restaurant, dll).
  3. Search by Cities.
  4. Intersections.
  5. Location Messages.
  6. Coordinates.
  7. Estimated Arrival Time.
  8. Speed average meter.
  9. Dan lain-lain.

Salah satu best practise yang baru saja saya lakukan pada hari minggu (13 November 2011) lalu, ketika ada acara nikahan sepupu istri di daerah Mauk Tangerang Banten.  Selaku orang awam dan belum pernah menjejakkan kaki di daerah Mauk, maka saya meminta bantuan navigasi Garmin untuk menunjukkan arah yang efisisen dan tepat dari lokasi saya di Salemba menuju ke arah perumahan Pondok Arum (Mauk), dengan cepat setelah proses acquiring sinyal GPS sepenuhnya telah selesai Garmin menunjukkan rute terbaik menuju ke Pondok Arum, jika di lihat hasil directionnya cukup banyak rute jalan yang ditempuh, nah berhubung saya tidak memiliki kendaraan disini maka saya memutuskan untuk menggunakan transport umum menuju ke arah Mauk,  busway ke arah kali deres pun saya gunakan, dari terminal kali deres saya naik angkot ke arah kuta bumi, tinggal pesen ke supir angkot turun di perumahan Pondok Arum, yap beres deh.  Nah disini tidak kelihatan fungsi dari si garmin karena saya sepenuhnya bergantung pada rute si pengendara angkutan Umum.

Garmin baru mulai beraksi ketika saya  tiba di kediaman sepupu istri,  tidak lama saya dan istri memutuskan untuk berekreasi memanfaatkan waktu senggang untuk jalan jalan ke Ancol, nah disini terjadi dilema ketika penunjuk arah yang bisa menemani kami jalan tidak dapat memandu karena kesibukan aktifitas persiapan pernikahan, finally back to My Phone  kita putuskan untuk tetap berangkat dengan seblumnya tentunya sudah mengaktifkan Garmin Mobile terlebih dahulu, muncullah petunjuk arah dari Garmin rute-rute yang harus di tempuh dari rumah menuju ke Ancol. As A newbie comers akhirnya kamipun sampai di Ancol dengan tanpa suatu halangan apapaun, dan rekreasipun dimulai dengan pertama-tama masuk ke arena Gondolan Ancol, kemudian ke Sea WORLD. Very nice and happy week end.

Pulang-nya saya menjemput adik ipar yang berangkat dari aceh dan arrival di terminal 1 B bandara Soekarno Hatta, Garmin pun beraksi kembali dan menunjukkan rute dari ancol menuju ke terminal B. dan dengan jasa garmin pula maka dari bandara saya ditunjukkin rute pulang ke perumahan Pondok Arum.

So.. What is the kesimpulan.  Kesimpulannya adalah “dengan teknologi membuat aktifitas berasa lebih mudah” , bagaimana dengan anda ?

Marta Mukti Pesu Samata

https://gigihfordanama.wordpress.com/2011/11/04/marta-mukti-pesu-samata-anda

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: