Home > Blogosphere > “Pertemuan Gelap” antara Akademisi (Junior) dan Penegak Hukum (Junior) di PTIK

“Pertemuan Gelap” antara Akademisi (Junior) dan Penegak Hukum (Junior) di PTIK


BAHHHH apapula judul posting kali ini, pakai pakai istilah “Pertemuan Gelap” segala,  bahaya nih kalau ketauan media, bisa bisa Pak Denny  Indrayana turun  SIDAK,  ” Apa Kepentingan anda? Apa esensi pertemuan tersebut ?  Sampe jam berapa?  Kurang kerjaan apa ? ” dan  BLAH..BLAH..BLAH lainnya, tenang BUNG kali ini bukan “Pertemuan Gelap” seperti yang dilansir media masa belakang ini terkait kasus Wisma Atlet. “Pertemuan Gelap” dimaksud adalah memang pertemuan pada malam hari dan tidak ada tendensi macem macem, bukan membahas Isu Politik, Tidak pula membahas Trik/Intrik pengadaan barang, Tidak pula membahas Fee Proyek,  apalagi membahas Politik (Enggak banget deh),  hanya pertemuan antara seorang Akademisi (Junior) dan Seorang Penegak Hukum(Junior), jika ditelusuri lebih lanjut kedua orang tersebut  merupakan sahabat karib semenjak kecil.

Gigih Forda Nama dan Farouk Oktora (Oki) , itulah nama kecil yang diberikan oleh masing-masing orang tua kami, lahir dan dibesarkan di Kompleks Guru SDN41 Jl. Renjani RT X RW 03 Jembatan Kecil Kodia Bengkulu, kebetulan kedua Mama kami juga  bersahabat dan berprofesi sebagai GURU di SDN tersebut.  masa kecil kami sering kami habiskan untuk kegiatan seperti bermain bola, hujan-hujanan, sepedahan, layangan, kelereng, mancing, perang-perangan, belajar ngaji, adu ayam, merpati giring, termasuk berantem pun juga dilakukan bersama😀 , yes that’s our Ababil Geng’s… sebetulnya selain Oki ada juga member lain yaitu Nandok (Sunandar) dan Ebit , Ibu Nandok juga merupakan sahabat Mama kami dan sama sama mengajar di SD 41, sedangkan Ebit kita masukkan kedalam Geng karena Ayahnya adalah Ketua RT (mungkin karena Ayahnya RT, jadi Ebit terlihat lebih pemberani dibanding kami bertiga), saat ini lost kontak dengan mereka berdua Ebit dan Nandok.

Sedari kecil kami berempat sering Hangout bersama (Pinjem istilah modern dikit😀 ) untuk sekedar Ngebolang, sesekali adrenalin kami terpacu dan ketika saat itu tiba “We And The Geng” sering menjelajah dari satu sawah ke sawah lainnya, ujung pantai kiri ke ujung pantai kanan, dari kebon bayam satu ke kebon bayam lainnya, ato masuk ke hutan alang-alang, persissss mirip kisang Bolang Anak Petualang, demi memuaskan besarnya hasrat keingintahuan anak kecil terhadap dunia sekitar, tak ayal atas berlebihnya “hasrat” tersebut kami sering di Marahi (baca Nasehati) orang tua masing-masing.

Berempat, kami sama-sama memulai jenjang pendidikan dini di TK Mekar Indah (dengan Wali kelas Ibu Yuli), lanjut ke Pendidikan Dasar di SDN 41, namun untuk jenjang SMP  kami terpisah  sesuai dengan perolehan nilai NEM masing-masing, saya di SMPN2 (Favorit No.1 Kala itu) , Oki SMPN4 (Favorit 3 Kala itu setelah SMPN1), Nandok dan Ebit saya lupa. Semenjak SMP komunikasi Geng sudah mulai agak berkurang, mungkin karena sibuk dengan aktifitas masing-masing. Meskipun demikian kami masih mencari waktu agar dapat berkumpul, terlebih saat momen lebaran pasti ritual kunjung mengunjung tak pernah lupa bahkan hingga ke SMA, namun ketika sudah sama-sama kuliah barulah ritual ini terasa sulit dijalankan karena ke empatnya sudah terpisah antar Provinsi. Yes THAT IS A LIFE, HETEROGOUS AND WILL NOT FLAT

Kembali ke bahasan semula berkaitan dengan “Pertemuan Gelap”, kami-pun kembali lagi dipertemukan-Nya di tempat dan waktu yang sudah dijanjikan yaitu Asrama PTIK Kebayoran Baru, konteks “Gelap” dimaksud adalah dalam makna sesungguhnya yaitu pertemuan pada malam hari, 2 jam lamanya saya menggunakan moda tranport Bus Way dari Halte Salemba-UI dan Tiba di Asrama PTIK tepat pukul 20.30 WIB. Pertemuan rahasia pun berlangsung🙂 . Senang rasanya bertemu dengan sahabat kecil ditengah hingar bingar riuhnya aktifitas Kota Metropolitan Jakarta, bercerita , sharing pengalaman, pengetahuan, berbagi ide, kisah, sesekali menilik kisah lama Nan Manis yang Sukar untuk dilupakan.

Target saya untuk kembali ke kosan di Salemba Pukul 23.00 WIB Pupus sudah, setelah tersadarkan melihat Jam di HP rupanya sudah pukul 24.00  lalu saya memutuskan untum meneruskan momen “Reuni” kecil ini dan menginap di kamar Oki, kian malam seolah diskusi semakin hangat seakan tidak pernah kehabisan materi diskusi, episode diskusi paling menarik ketika masuk ke area diskusi masalah Anak, nah disini sharing dan bertukar pengalaman tentang kisah perjalanan si-Buah Hati berlangsung seru, Oki dengan Anaknya Albarra Tatya WirraGama (lahir Oktober 2011) dan saya dengan Ahmad Rasya Algifarda (lahir 5 Desember 2011) rupanya punya banyak sekali kemiripan, dimulai dari gigi yang berjumlah mirip (Barra:4 , Rasya:mau4), Hobi bermain dengan mobil-mobilan remote, sama sama baru mau belajar jalan, sama sama mau belajar bicara, sama sama punya insting dan rasa ingintahu yang sungguh besar, dan sederet persamaan persamaan lainnya, Entah karena kedua Bapaknya sahabat ato memang saat ini merupakan fase-nya, pastinya  Buah Hati kami sama sama merupakan penghibur hati, pengobat rindu , ketika Penat/Lelah sepulang berkutat dengan crowded nya Ibukota.

Disela diskusi sempat membahas “JUST BE YOURSELF” dengan peran masing-masing , dan jangan pernah untuk terbawa arus “RUSAK”.

That’s it tulisan pagi ini sebelum memulai aktifitas perkuliahan, semoga ada hikmahnya.

  1. farouk
    February 16, 2012 at 3:24 pm

    hahahahahha…. semoga semua bisa berkumpul bersama.. amin

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: