Home > World Of Academic > Cloud Computing and Hypervisor Technology as a part of Next-Generation Networks (NGNs)

Cloud Computing and Hypervisor Technology as a part of Next-Generation Networks (NGNs)


Saat ini teknologi internet berkembang sangat pesat dan menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan inovasi  teknologi telekomunikasi global. Tingginya pertumbuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) turut menyumbang 9%/tahun  Emisi Green House Gas (GHG) dunia  akibat dari konsumsi daya listrik yang digunakan[1]. Next-Generation Networks (NGNs) menjadi solusi dengan jaminan terhadap  Quality of Service (QoS),  fleksibel, efisien dengan mengadopsi konsep Green Technology.

Teknologi Cloud Computing dan Virtualisasi sebagai salah satu komponen dalam menjembatani terwujudnya NGNs telah menjadi topik bahasan terhangat, vendor besar berlomba-lomba meluncurkan aplikasi berbasis teknologi cloud dan virtualiasi, sebut saja Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2), VMWARE, Sun Virtual Box (diakuisisi oleh Oracle), Microsoft Hyper-V server,  Xen Cytrix, dll.

Jurnal terbaru yang membahas keberhasilan teknologi Cloud dan Hypervisor untuk mewujudkan Green Technology adalah “Convergence of Cloud Computing and Network Virtualization: Towards a Zero-Carbon Network”  dipresentasikan ditahun 2011 oleh salah satu member IEEE yaitu Mathieu Lemay, Kim-Khoa Nguyen, Bill St. Arnaud, Mohamed Cheriet .

Dalam tulisannya mereka memanfaatkan sumber energy terbarukan (Hydro, wind, solar) untuk mensupply energi listrik di setiap Core Node, tentu saja dengan berkonsentrasi menekan level power consumption dengan tujuan mengurangi GHG tadi.

Infrastruktur environment yang telah terbentuk sebelumnya lalu diramu sedemikian rupa menggunakan teknologi Cloud dan Hypervisor seperti tanpak pada gambar diatas dan terbukti bahwa dengan metode ini telah mereduksi power consumption data centre mereka dengan rincian sebagai berikut.

Object penelitian dilakukan pada data center GeoChronos, biasa digunakan untuk share data, scientific applications dan kolaborasi penelitian GeoChronos sebelumnya menggunakan multi-processor server system dengan total 48 cores, setiap core membutuhkan daya listrik sebesar 78 W, sehingga total konsumsi menjadi 32,8 MWh dan berdampak pada sumbangan 30 tons CO2 setiap tahunnya. Dengan konsep GNS mereka mengklaim hanya memproduksi 0,7 ton carbon tiap tahunnya, artinya telah dilakukan reduksi karbon sebesar 30-0,7=29,3 ton.

Kesimpulannya adalah tentu saja dengan teknologi cloud dan hypervisor dapat mereduksi penggunaan energy dibandingkan konsep arsitektur konvensional dengan tidak menurunkan keandalan dan  reliability overall system.

Sumber:

[1] P. Kurp, “Green Computing, Are You Ready For A Personal Energy Meter ?,” Communication of ACM, 51(10), 2008
[2] The Climate Group, “SMART2020: Enabling the low carbon economy in the information age,” Report on behalf of the Global eSustainability Initiative, 2008.
[3] Qureshi A. et al., “Cutting the electric bill for internet-scale systems,” ACM Computer Communication Review, 39(4), 2009.
[4] HD. Saunders, “The Khazzoom-Brookes Postulate and Neoclassical Growth,” The Energy J., 13(4), 1992.
[5] S. Figuerola et al., “Converged Optical Network Infrastructures in Support of Future Internet and Grid Services Using IaaS to Reduce GHG missions,” J. of Lightwave Technology, 27(12), 2009.
[6] The GreenStar Network Project. http://greenstarnetwork.com.
[7] J. Baliga et al., “Energy consumption in optical IP networks,” J. Lightwave Technology, 27(13), 2009.
[8] M. Lemay, “An Introduction to IaaS Framework,” 8/2008. http://www.iaasframework.com/
[9] S. Figuerola, M. Lemay, “Infrastructure Services for Optical Networks [Invited],” J. Optical Communications and Networking, 1(2), 2009.
[10] J. Wu et al., “Layer 1 Virtual Private Network Management by Users,” Communications Magazine, 44(12), 2006.
[11] C. Kiddle, “GeoChronos: A Platform for Earth Observation Scientists,” OpenGridForum 28, 3/2010.
[12] E Grasa, et al., “The MANTICORE Project: Providing users with a Logical IP Network Service,” TERENA Networking Conference, 5/2008.
[13] LivClean Carbon Offset Solution, “How is this Calculated?,”. http://www.livclean.ca.
[14] V Valancius, et al., “Greening the internet with nano data centers,” CoNEXT’09, 2009.
[15] K. Church, et al., “On delivering embarrassingly distributed cloud services,” HotNets-VII, 2008.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: