Home > World Of Family > Mekarnya Bunga Wijaya Kesuma dikala Ramadhan

Mekarnya Bunga Wijaya Kesuma dikala Ramadhan


Wijaya Kesuma, demikianlah banyak orang memberikan nama pada tanaman ini, sebagian orang lagi ada yang menjulukinya dengan sebutan bunga sedap malam, lalu ada juga Sri Rejeki, dll. Dalam istilah latin lebih dikenal dengan nama Epiphyllum anguliger. Merujuk pada tautan berikut http://en.wikipedia.org/wiki/Epiphyllum_anguliger , deskripsi singkat tentang Wijaya Kesuma sebagai berikut.

Stems profusely branched, primary stems terete at base, often woody, apical part and secondary stems flat and rather succulent, 20–30 cm long, 3–5 cm wide, deeply lobed, often to near midrib, the lobes rectangular to obtuse or rounded; areoles small nude or with 1-2 white bristles; epidermis green, smooth. Flowers 6–20 cm long, 6–7 cm wide, nocturnal, strongly sweet-scented *; pericarpel with podarium; receptacle 8–16 cm long, 4 mm thick, pale yellow, greenish or pinkish, bracteoles few, minute, linear and green, adpressed; outer tepals 10, linear to linear-lanceolate, acute, spreading or reflexed, 4–5 cm long, lemon yellow to brownish yellow; inner tepals lanceolate to ovate, acute or acuminate, white, sometimes toothed, as long as outer tepals; stamens in two rows, white, erect to subdeclinate, nearly as long as tepals; style longer than inner tepals, white; stigma lobes 8-11, linear. Fruit ovoid, brownish, greenish or yellowish, 3–4 cm thick.[citation needed]

Tanaman ini tergolong sebagai tumbuhan yang unik, karena kembangnya hanya mekar pada malam hari dan akan segera layu pada keesokan paginya, ketika mekar sempurna maka akan terlihat rekahan bunga nan indah berwarna putih (sejauh ini baru ketemu warna itu) disertai aroma wangi yang khas, membuat banyak orang berdecak kagum dan menunggu detik-detik  mekarnya bunga ini, termasuk saya sendiri😀 . Dan tepat ba’da makan sahur tadi pagi saya baru menyadari bahwa bunga Wijaya Kesuma di rumah  (bawaan mama dari Bengkulu) telah mekar, namun karena sudah subuh mekarnya sudah tidak sesempurna dini hari tadi, meskipun demikian  Jadilaaah…. dari pado idak sama sekali.

Dan tak berfikir panjang lagi, langsung nyamber kamera dan membangunkan ananda tercinta untuk Foto bareng dengan bunga ini  (padahal doi lagi ngantuk sengantuk ngantuknya hihihihihi😀 ), dan jadilah foto dibawah ini.  Btw terlepas dari mitos bahwa bunga ini membawa rejeki bagi pemiliknya,  saya sudah cukup terpuaskan dengan menikmati keindahan bunganya, dan rejekipun juga tentu harus dicari, tul gak sodara-sodara ??

 Papa dan Rasya (1 tahun 8 bulan)

Dan saya juga masih menyimpan arsip foto gambar bunga ini sedang merekah Juli tahun 2011 lalu, diambil di taman belakang rumah POLRI Hajimena, ketika Rasya masih berumur 8 bulan.

Papa dan Rasya (umur 8 bulan)

Subhanalloh, sungguh indah sekali, “Dan Nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan”

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: