Home > Blogosphere > Serba-serbi kuliah di Universitas Indonesia dengan beasiswa BPPS Dikti

Serba-serbi kuliah di Universitas Indonesia dengan beasiswa BPPS Dikti


Tidak terasa sekarang sudah menginjak semester 3 perkuliahan Magister Teknologi Informasi di Universitas Indonesia,  Insya Alloh sudah banyak ilmu kanuragan yang saya serap dari  staff pengajar padepokan UI ini.  Kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman bagaimana skim pembiayaan BPPS dari Kemdiknas untuk perkuliahan Magister UI.   Kita mulai dari biaya SPP yang harus dibayar pada program Magister, saya mengambil Magister Teknologi Informasi (MTI) yang efektif dimulai september 2011 dengan detail komponen biaya SPP adalah sebagai berikut;

  • Semester 1 =  Rp. 24.000.000 (14 juta SPP, 10 BOP)
  • Semester 2 =  Rp. 14.000.000 (hanya komponen SPP)
  • Semester 3 =  Rp. 14.000.000 (hanya komponen SPP)
  • Semester 4 =  Rp. 14.000.000 (hanya komponen SPP)

Sehingga apabila menyelesaikan perkuliahan Magister dalam 4 semester maka  membutuhkan total dana sebesar  Rp. 66.000.000 , beruntung saya sebagai staff pengajar dengan status PNS sehingga bisa mendapatkan fasilitas pendanaan beasiswa melalui jalur BEASISWA PENDIDIKAN PASCASARJANA (BPPS) DIKTI.

BPPS adalah fasilitas yang diperuntukkan kepada para staff pengajar  perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di bawah naungan DIKTI-Kemdiknas. Persyaratan utama untuk mengikuti beasiswa ini anda wajib memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional), kemudian  menandatangi kontrak diatas materai bersedia mengabdi pada institusi pengirim Negeri/Swasta selama 2N+1 (N=masa aktif kuliah) , dasar hukum mengenai BPPS bisa anda telusuri dari dokumen Surat Edaran Direktur Ditnaga/Diktendik no. 481 tahun 2010 atau Pedoman BPPS terbitan tahun 2011 bagian komponen BPPS (tabel 3.2 halaman 13) dan Permendiknas no.48 tahun 2009 tentang tugas belajar pasal 11.

Informasi skim pembiayaan yang dimuat adalah sebagai berikut;

Untuk Program S2/S3 komponen BPPS 2010/2011 PER BULAN terdiri dari:

  • Biaya perjalanan datang dan pulang setelah selesai tugas belajar (at cost, jumlahnya sesuai dengan bukti pengeluaran) bagi yang berasal dari luar kota
  • Tunjangan biaya hidup : Rp 1.050.000 ( tetap )
  • Tunjangan penelitian : Rp 450.000 (tetap)
  • Tunjangan buku : Rp. 325.000 (tetap)
  • Biaya kuliah (termasuk spp, seminar, uang ujian) MAKSIMUM AT COST Rp. 1.500.000

Kalau kita hitung total persemester kira-kira uang yang harusnya diterima tiap semester adalah sebagai berikut

  • SPP 1.500.000 X 6 bulan = Rp. 9.000.000
  • Tunjangan buku 325.000 X 6 Bulan = Rp. 1.950.000
  • Tunjangan penelitian 450.000 X 6 Bulan = Rp. 2.700.000
  • Tunjangan biaya hidup 1.050.000 X 6 bulan = Rp. 6.300.000
  • Total per semester harusnya mendapatkan bantuan dana Rp. 19. 950.000

Bagaimana dengan implementasinya dilapangan ?? , berikut pengalaman saya;

Biasanya dana BPPS akan di transfer secara langsung ke rekening pribadi masing masing mahasiswa (di UI begitu, gak tau yang laen).  Berdasarkan pengalaman saya pada semester 1 kita harus menyiapkan uang sendiri sebesar Rp. 24.000.000  agar terdaftar sebagai mahasiswa baru UI  karena BPPS tidak melakukan pembayaran langsung pada awal semester.  saya ingat saat itu sekitar bulan Agustus 2011 melakukan pembayaran untuk komponen BOP dan SPP,  BPPS-UI baru membayar termin pertama pada bulan Desember 2011 (selang 5 bulan setelah pembayaran) sebesar Rp. 12.000.000.

Selanjutnya sekitar bulan Februari 2012 adalah jadwal pembayaran SPP semester 2, saya membayar sejumlah Rp. 14.000.00  untuk SPP dan termin kedua BPPS baru keluar pada bulan Mei 2012  (4 bulan setelah pembayaran) dengan nominal sebesar Rp. 19 jutaan.

Sekarang sudah memasuki semester 3, bulan Agustus lalu saya melakukan pembayaran SPP sebesar Rp. 14.000.000.  Hingga saat ini (Oktober 2012) termin ke-3 BPPS masih belum dibayar, jika melihat pengalaman semester 1 tahun lalu kemungkinan besar baru dibayarkan bulan Desember 2012  dengan nominal yang belum saya ketahui :-)  .

Demikian sekilas info bagi anda yang belum mendapatkan pencerahan secara detail mengenai  beasiswa BPPS ini, terima kasih kepada seluruh Rakyat Indonesia atas pajak yang telah dibayar sehingga program BPPS ini bisa terlaksana. Mudah-mudahan bisa menjadikan Ilmu yang bermanfaat, karena sebaik-baiknya Ilmu adalah yang bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi orang lain.

Amin Allohumma Amin.

 

  1. ike a
    October 15, 2012 at 5:15 pm

    Terima kasih pak atas infonya, sy mhs s3 fkm dgn subsidi bpps yang sedang menantikan kabar. Sampai hari ini kami belum dikumpulkan u sign kontrak, yg sdh diinstruksikan mengumpulkan tiket, ktm dan buku rek. Mungkin setiap Universitas memiliki kebijakan yang berbeda u bpps, rekan di UGM jg bpps blm cair, namun persyaratan telah diselesaikan diawal pendaftaran masuk. Ketika membayar SPP sudah langsung dipotong 9 juta (maks.yang ditanggung bpps) sehingga dia hanya membayar selisihnya saja sekitar 2 jt an. Rasanya kalau seperti itu cukup fair ya karena yang menanti pencairan tidak hanya dibebankan mahasiswa tapi juga universitas yang mengayomi mahasiswanya.

  2. October 16, 2012 at 7:53 am

    Sama sama Mbak ike, memang belum ada keseragaman kebijakan tata kelola mengenai si BPPS ini , penyelenggara memiliki kebijakan masing-masing dan bisaa berbeda-beda (jadwal pencairan, mekanisme pencairan, syarat, dll). Walhasil, biasanya para peserta beasiswa yang menjadi gamang dan kerepotan, untuk di UI alhamdulillah termin ke 3 sudah dicairkan minggu lalu.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: