Home > Blogosphere > CISCO UCS 240 M-3

CISCO UCS 240 M-3


“Cisco Unified Computing System (UCS) and servers unify computing, networking, management, virtualization, and storage access into a single integrated architecture. This unique architecture enables end-to-end server visibility, management, and control in both bare metal and virtual environments, and facilitates the move to cloud computing and IT-as-a-Service with Fabric-Based Infrastructure” (http://www.cisco.com/en/US/products/ps10265/index.html).

Setelah melewati perjalanan panjang, CISCO UCS 240 M-3 berhasil ditaklukkan, rupanya Doi cuma bisa menjalankan OS dengan platform enterprise, berhubung kita masih memiliki MOU Microsoft Campus Aggrement jadi kita gunakan Window 2008 server edisi Enterprise, selain window server dari manual yang saya baca server UCS ini juga bisa menjalankan Linux Suse Enterprise dan Redhat Enterprise, sayang sekali ujicoba dengan OS FreeBSD (My Favourite OS) tidak berjalan sukses terkendala pada saat membaca driver RAID-SAS si UCS. Proses instalasinya cukup alot, pertama Bios harus di konfigurasi agar RAID driver ter”Embeded” ke dalam BIOS (atur di menu advance), kemudian masuk ke pengaturan MegaRaid BIOS bawaan board Cisco, kita juga harud mengaktifkan RAID tipe berapa hardisk SAS yang akan dijalankan.

Tidak cukup sampai disitu saja, anda harus mendownload package driver full sebesar hampir 1,3 GigByte dari official site cisco-nya langsung (ini yang menyebalkan), pilihan driver hanya terdiri dari 3 jenis window server, redhat, suse (Makin menyebalkan). Karena saya memutuskan untuk menggunakan window server maka saya hanya mengkopi driver window saja dan memasukkannya ke dalam flashdisk, yang musti diinget jenis window servernya harus YANG ENTERPRISE YAH !!!!!!!!!!!!!!!!, gak bakal jalan menggunakan Window Server 2008 R2 (Entah mengapa, tanya saja sama Mikocok). Saat ini masih menunggu konfirmasi dari vendor, 2 unit UCS 240 M-3 tidak membaca driver RAID di BIOS.

Brief Story dari pengalaman ini setidaknya ada juga terpasang Main OS dengan Window Server dan Hyper-V Installed di data Centre. hehe

//

Categories: Blogosphere Tags:
  1. May 8, 2013 at 2:33 am

    kenapa ga di install hypervisor semacam vm ware?
    khan bisa lebih flexibel mau install OS apapun di virtualisasi..
    heheheh

  2. May 22, 2013 at 1:09 am

    lhoo.. khan ada yg versi free..🙂
    dan sudah cukup untuk memulai virtualisasi server

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: