Home > Blogosphere > SATEK V, waktunya submit paper

SATEK V, waktunya submit paper


emersiaSains & Teknologi (SATEK) memainkan peranan penting dalam pembangunan Indonesia.  Di tangan para pakar dan praktisi, SATEK dapat digunakan sebagai alat untuk meningkatkan kesejahteraan umat manusia dengan konsep-konsep berwawasan lingkungan.  Dalam upaya mengumpulkan dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian SATEK yang mendukung pembangunan Indonesia Hijau, Lembaga Penelitian Universitas Lampung menyelengaraan Seminar Nasional Sains & Teknologi V.

Seminar Nasional Sains & Teknologi merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Lembaga Penelitian Universitas Lampung, dan telah dilaksanakan selama 5 tahun berturut-turut.  Kegiatan ini telah menjadi acuan banyak pihak untuk melihat perkembangan isu SATEK terkini karena setiap tahunnya melibatkan lebih dari 200 orang praktisi, peneliti, akademisi, mahasiswa, industri dan pemerhati SATEK.[http://satek.unila.ac.id/?page_id=101].

Bertempat di Hotel Emersia Bandar Lampung telah dilangsungkan perhelatan akbar seminar nasional bertajuk go green dari tanggal 20-21 November, peserta dari acara ini terdiri dari berbagai kalangan utamanya dari para peneliti di Indonesia, tercatat hampir 200 peserta dan lebih dari separuhnya adalah pemakalah yang mempresentasikan hasil penelitian mereka. Saya sendiri memasukkan 1 paper sebagai ketua dan 1 paper sebagai anggota. Sekalian saya posting disini abstrak penelitian yang sudah saya submit.

Rancang Bangun Sistem Monitoring Sambungan  Internet Universitas Lampung

Berbasis Mini Single Board Computer BCM2835

Gigih Forda Nama,  Hery Dian Septama,  Lukmanul Hakim, Muhamad Komarudin

 

Jurusan Teknik Elektro Universitas Lampung

Abstrak

Universitas Lampung (Unila) memiliki sambungan internet dengan kapasitas total 150 Mbps dengan pembagian 100 Mbps untuk sambungan internasional dan 50 Mbps untuk sambungan Indonesia Exchange (IX). Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Komputer (Puskom) ditunjuk sebagai unit khusus dengan tugas pokok mengelola layanan internet Unila. Operasional harian pengelolaan internet ditangani oleh Divisi Infrastruktur Puskom, beranggotakan 2 orang Network Admistrator dan 2 orang  System Administrator.

Permasalahan yang sering terjadi adalah pada saat administrator tidak berada di dekat pusat kendali jaringan, informasi mengenai permasalahan jaringan internet tidak dapat diketahui secara cepat, hal ini dikarenakan aplikasi Network Monitoring Service (NMS) berbasis web yang digunakan administrator belum dilengkapi sistem pemberitahuan secara langsung ke admin.

Teknologi  Short Message Service (SMS)  merupakan solusi cepat dan murah untuk mengatasi permasalahan di atas. SMS Gateway dijalankan pada mini single board computer BCM2835 berbasis arsitektur ARM dengan konsumsi daya rendah (2~4 Watt). Diharapkan dengan adanya sistem ini dapat membantu administrator dalam memantau koneksi internet Unila kapan saja dan di mana saja.

Notifikasi pemberitahuan terjadinya perubahan status sambungan internet Unila ke handphone administrator rata rata selama 19.5 detik, dari hasil pengambilan data selama satu bulan, persentase sambungan internet aktif sebesar 95.20 % atau downtime 4.79 %, angka ini menunjukkan bahwa sambungan internet Unila tidak sepenuhnya stabil.

Kata kunci: monitoring, BCM2835, sms gateway, green computing


Abstract

At present, University of Lampung (Unila) is served through an internet connection with total capacity of 150 Mbps, i.e. 100 Mbps for connection sharing to international network and 50 Mbps for Indonesia Exchange (IX) connections. Computer Center (Computer Center) is a Technical Implementation Unit designated as a special unit with the principal task of managing Internet services to Unila. Daily operational management of the Internet is carried out by Infrastructure Division of Computer Center, consisting of 2 Network and 2 System Administrators.

Due to wide area of service within the campus, it often happens that internet connection problem occurs when the administrator is not in the network operation center room and hence cannot immediately be alarmed, which results in delay on the problem notification to the administrators. Current Network Monitoring Service (NMS) is a  web-based application and is not equipped with system notification directly to the administrators. The developed technology proposed in this work is meant to solve this problem and immediately alarm all the administrators through a short message.

Short Message Service (SMS) Technology  through cellular phone is a quick and inexpensive solution to overcome the above problems. SMS Gateway is run on  mini single board computer based on  ARM architecture that  need  low power consumption (2 ~ 4 Watt). After 6 months of utilizing this new system, the Computer Center reported an improved time-wise performance on troubleshooting the Internet problem. The developed system also serves to record all the identified Internet connection problems to a database for further analysis. This also provides the Computer Center a proof evidence for later claim to the Internet service provider performance.

Time average about status change of internet connection send from network monitoring system to administrator’s mobile phone is around 19.5 seconds, according to data collection  for one month, the percentage of active Internet connection is 95.20% or 4.79% for downtime, this figure shows that the internet connection is not entirely stable on Unila.

Keywords : monitoring , BCM2835 , sms gateway, green computing

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: