|||
Advertisements
Categories: Blogosphere, World Of ICT

Mencoba Kehandalan Teknologi LoRa (Long Range) Jenis LORA32U4 LORA RA02 433MHz SX1278


Hari ini Sabtu 25 Mei 2019, bertepatan dengan Bulan Ramadhan 1440H, saya akan mencoba sharing tentang bagaimana implementasi teknologi LoRA (Long Range), sebelumnya kita akan bahas sekilas tentang teknologi LoRA,

LoRa (Long Range) adalah suatu format modulasi yang unik dan mengagumkan yang dibuat oleh Semtech. modulasi yang dihasilkan menggunakan modulasi FM. Inti pada pemrosesan menghasilkan nilai frekuensi yang stabil. metode transmisi juga bisa menggunakan PSK (Phase Shift Keying), FSK(Frequency Shift Keying) dan lainnya. Nilai frekuansi pada LoRa bermacam-macam sesuai daerahnya, jika di Asia frekuensi yang digunakan yaitu 433 MHZ, di Eropa nilai frekuensi yang digunakan yaitu 868 MHZ, sedangkan di Amerika Utara frekuensi yang digunakan yaitu 915 MHZ. (sumber https://www.logicgates.id/blogs/news/apa-itu-lora)

Fitur-fitur yang tersedia di LoRa adalah :

  1. Geolocation, fungsi ini memungkinkan kita dapat mendeteksi lokasi keberadaan suatu benda tanpa biaya alias gratis.
  2. Biaya Rendah, dapat mengurangi biaya dengan 3 cara : mengurangi biaya infrastruktur, biaya operasional dan sensor-sensor yang mempunyai jaringanya sendiri.
  3. Terstandar, dibuat agar dapat berinteraksi den berfungsi dengan produk atau sistem lain, sehingga dapat cepat beradaptasi dengan jaringan dan aplikasi IoT.
  4. Daya Rendah, dengan konsumsi daya yang dibutuhkan hanya berkisar dari 13Ma hingga 15Ma. Sehingga baterai dapat bertahan dari 10 higga 20 tahun.
  5. Jarak Jauh, satu unit LoRa dapat memancarkan hingga 100KM.
  6. Aman, Tertanam end-toend enkripsi AES128
  7. Kapasitas Tinggi, Mendukung jutaan pesan per base station, ideal untuk operator jaringan publik yang melayani banyak pelanggan

Teknologi LoRa ini sangat menjanjikan diterapkan sebagai solusi masa depan untuk pengiriman data pada Implementasi Internet of Things (IoT), dengan konsumsi power yang rendah, dan bisa menjangkau jarak yang jauh.

Tipe perangkat LoRa yang saya beli adalah LoRa32u4 RA-02 433M Lora Wireless WIFI Module 1KM LiPo Atmega328SX1278 sudah dengan antena, menggunakan Frekuensi 433MHz, detail perangkat adalah sebagai berikut;

LoRa32u4 RA-02 433M Lora Wireless WIFI Module Long Range communication 1KM LiPo Atmega328 SX1278 For Arduino DIY0031 ITEM SPECIFICS : Type : Voltage Regulator Dissipation Power : ~40mA during active radio listening. Operating Temperature : -7~85C Supply Voltage : 3.3V Model Number : LoRa32u4 Wireless Module Application : ESP8266 WIFI module USB UART : RA-02 433M Lora TYPE : DIY0031*5 Apply : For Arduino Development Board : ESP32 DESCRIPTION LoRa32u4 is a light and low consumption board based on the Atmega32u4 and 433MHz LoRA module RA02 from AI-Thinker and an USB battery charging circuit. Ideal for creating long range wireless networks that can exceed 2.4 GHz 802.15.4 and similar, it is more flexible than Bluetooth LE, does not require high power unlike WiFi and offers long range. The RA02 LoRa module is fitted with an U.FL (IPX) external antenna connector. The ATmega32u4 is clocked at 8 MHz and 3.3 V. This chip has 32 K of flash, 2 K of RAM and built-in USB to Serial communication, debugging and programming capabilities without the need for an external FTDI chip, it can also act as an HID device (mouse, keyboard, USB MIDI device, etc). This board is also equipped with a LiPo and Liion charging circuit and a standard battery interface. It is fully compatible with Arduino. A white user led is tied to pin 13. An orange LED is used for charging status. PACKAGING DETAILS Unit Type: Piece Package Weight: 0.024kg Package Size: 3cm x 6cm x 5cm

Saya sudah membeli perangkat LoRA32u4 sebanyak 4 unit, dengan harga per unitnya adalah 320.000, dengan penampakan perangkat adalah sebagai berikut;

Read more…

Menjadi Narasumber Kegiatan Kuliah Umum dan Workshop Blended Learning di Poltekkes Banda Aceh

April 12, 2019 1 comment

Cling……Minggu lalu ada sebuah pesan FB Messenger dari seseorang yang belum saya kenal, menanyakan kesediaan saya untuk menjadi Narasumber kegiatan Kuliah Umum dan Workshop bertajuk implementasi model Blended Learning di Poltekkes Negeri Banda Aceh, saya jawab bersedia dan bisa menjadi Narasumber pada kegiatan tersebut, namun karena penasaran.. saya bertanya balik ke beliau dari mana mendapatkan kontak saya, rupanya mereka googling dengan keyword Narasumber E-learning, dan mereka sampai  pada blog yang biasa saya tulis ini….

Ok clear…berarti tulisan yang pernah saya posting di blog ini juga ada sisi manfaatnya 🙂 hehe , singkat cerita tiket dan penginapan sudah disediakan oleh panitia kegiatan dari Poltekkes Banda Aceh, dan kegiatan workshop ini sudah terlaksana, berikut foto dokumentasinya.

Mudah-mudahan pengalaman yang saya share bermanfaat, insyaAllah lain waktu bisa silaturahmi lagi ke Banda Aceh.

Categories: Blogosphere

Akreditasi Perdana Program Studi Teknik Informatika Universitas Lampung


Tanggal 21 December 21 2018 merupakan hari yang sangat bersejarah untuk Teknik Informatika Unila, setelah melewati rangkaian panjang proses akreditasi perdana, Alhamdulillah kami baru saja menerima sertifikat akreditasi digital yang telah ditandatangani secara elektronik oleh Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Prof. Chan Basaruddin, dinyatakan sah terakreditasi “B”, terima kasih banyak Prof. Chan, mohon doa restu agar catatan/masukan dari Asesor Guru kami Bpk. Wahyu C. Wibowo dan Bpk. Adhi Dharma Wibawa, bisa kami tindak lanjuti dengan sebaik-baiknya.

Terima kasih kepada semua stakeholders, PGN, Telkom, KomInfo, PemKot, Pemda, Pemprov, dll, berkat full support dari Pak Rektor Prof. Hasriadi MA, Pak Dekan, LPPM/LP3M/UPT/Unit Kerja, Ka. Prodi dan Ka. Jur yang sudah mempersiapkan dari beberapa bulan sebelumnya, Bpk/Ibu Dosen keluarga besar Jurusan Teknik Elektro (PSTE, PSTI, MTE) dan pastinya semua Mahasiswa PSTI yang kami sangat banggakan, kado akhir tahun yang luar biasa… setelah penantian panjang sejak 2014 PSTI ini berdiri……#Alhamdulillah “Fabiayyi ‘aalaa’i Rabbikumaa Tukadzdzibaan” #JumatBarokah

 

certificate

e-sertifikat ps s1 teknik informatika

Categories: Blogosphere

Mengikuti Pelatihan Auditor Internasional CISA (Certified Information System Auditor) dari ISACA

October 10, 2018 1 comment

Certified Information Systems Auditor (CISA) adalah sertifikasi profesional audit sistem informasi yang dikeluarkan oleh ISACA, tujuan dari sertifikasi ini adalah untuk menghasilkan auditor SI professional, UPT TIK menyelenggarakan pelatihan CISA selama 4 hari, dimulai dari tanggal 28 September – 1 Oktober 2018, dengan narasumber trainer professional dari Inixindo.

IMG_20180928_092631

IMG_20180928_092921_HDR

Akreditasi PS Teknik Elektro Berlaku Hingga Tahun 2020, Akreditasi Institusi Unila Berlaku Hingga 2021 Untuk Persiapan Tes CPNS 2018


Terlampir adalah dokumen akreditasi terbaru dari PS Teknik Elektro dan akreditasi Institusi Universitas Lampung (AIPT Unila), bisa digunakan untuk pendaftaran CPNS tahun 2018

AKREDITASI PSTE UNILA

Mudah mudahan bermanfaat

Counting Vehicle Using Arduino and Ultrasonic Sensor – Bagian 3


Posting ini adalah bagian ke 3 (terakhir), lanjutan dari posting https://gigihfordanama.wordpress.com/2018/05/24/counting-vehicle-using-arduino-and-ultrasonic-sensor-bagian-2/ yakni bagaimana proses pengiriman data sensor melalui jaringan Wireless/Wi-Fi, yang menjadi point penting dalam implementasi teknologi Internet of Things dimana sensor, aktuator, dan system secara keseluruhan dapat berinteraksi dengan sistem lain secara realtime menggunakan teknologi internet.

Nah karena modul ESP8266 dan Arduino saya dipinjam Mahasiswa, maka saya menggunakan Board Embedded lain yaitu jenis NodeMCU (harga kisaran 80-100 ribuan), saya gunakan board ini karena sudah terintegrasi modul ESP8266 dan modul I/O baik analog maupun digital.

Tampilan dari perangkat yang digunakan adalah sebagai berikut

Read more…

Counting Vehicle Using Arduino and Ultrasonic Sensor – Bagian 2


Posting ini adalah bagian ke 2, lanjutan dari posting https://gigihfordanama.wordpress.com/2018/05/24/counting-vehicle-using-arduino-and-ultrasonic-sensor-bagian-1/ , pada bagian kedua ini akan membahas tentang bagaimana informasi deteksi object bisa dimunculkan menggunakan display berupa LED P10 (harga berkisar 120-150 ribu), dengan penampakan sebagai berikut

Setelah perangkat keras P10 ini sudah tersedia, maka langsung saja dihubungkan ke perangkat Arduino, perlu diingat bahwa agar nyala lampu LED bisa lebih terang, maka board P10 perlu dihubungkan ke catudaya eksternal 5 Volt (bisa juga menggunakan output 5 Volt dari Arduino).

Wiring diagram antara konektor P10 dan  Arduino adalah sebagai berikut;

Read more…

%d bloggers like this: