|||
Advertisements
Categories: Blogosphere, World Of ICT

Counting Vehicle Using Arduino and Ultrasonic Sensor – Bagian 3


Posting ini adalah bagian ke 3 (terakhir), lanjutan dari posting https://gigihfordanama.wordpress.com/2018/05/24/counting-vehicle-using-arduino-and-ultrasonic-sensor-bagian-2/ yakni bagaimana proses pengiriman data sensor melalui jaringan Wireless/Wi-Fi, yang menjadi point penting dalam implementasi teknologi Internet of Things dimana sensor, aktuator, dan system secara keseluruhan dapat berinteraksi dengan sistem lain secara realtime menggunakan teknologi internet.

Nah karena modul ESP8266 dan Arduino saya dipinjam Mahasiswa, maka saya menggunakan Board Embedded lain yaitu jenis NodeMCU (harga kisaran 80-100 ribuan), saya gunakan board ini karena sudah terintegrasi modul ESP8266 dan modul I/O baik analog maupun digital.

Tampilan dari perangkat yang digunakan adalah sebagai berikut

Read more…

Counting Vehicle Using Arduino and Ultrasonic Sensor – Bagian 2


Posting ini adalah bagian ke 2, lanjutan dari posting https://gigihfordanama.wordpress.com/2018/05/24/counting-vehicle-using-arduino-and-ultrasonic-sensor-bagian-1/ , pada bagian kedua ini akan membahas tentang bagaimana informasi deteksi object bisa dimunculkan menggunakan display berupa LED P10 (harga berkisar 120-150 ribu), dengan penampakan sebagai berikut

Setelah perangkat keras P10 ini sudah tersedia, maka langsung saja dihubungkan ke perangkat Arduino, perlu diingat bahwa agar nyala lampu LED bisa lebih terang, maka board P10 perlu dihubungkan ke catudaya eksternal 5 Volt (bisa juga menggunakan output 5 Volt dari Arduino).

Wiring diagram antara konektor P10 dan  Arduino adalah sebagai berikut;

Read more…

Counting Vehicle Using Arduino and Ultrasonic Sensor – Bagian 1


Hari ini bertepatan dengan 8 Ramadhan 1439 H, pada kesempatan ini saya ingin berbagi kepada para pembaca mengenai beberapa hasil “oprekan” saya dan Mahasiswa yang mengikuti kelas Internet of Things. Dokumentasi ini  merupakan tugas besar kelas, dengan project akhir adalah menghasilkan aplikasi Realtime Monitoring Penghitung Jumlah Kendaraan yang Melintas pada Jalan Raya menggunakan Teknologi Internet of Things, tulisan akan dibagi menjadi 3 bagian, yaitu bagaimana object/kendaraan bisa dideteksi menggunakan sensor, bagian kedua adalah bagaimana memunculkan informasi pada display, dan yang terakhir adalah bagaimana data sensor dikirimkan ke server dan menampilkannya secara realtime pada aplikasi web,  saya tuliskan dokumentasi ini dengan harapan agar dapat bermanfaat bagi orang lain.

Project akhir ini membutuhkan beberapa perangkat keras dan perangkat lunak yaitu;

  1.  Perangkat keras (1 unit Arduino Uno, 2 Sensor Ultrasonic HC-SR04, BreadBoard, Kabel Jumper, LED,  dan tentu saja Laptop/Desktop 😀  , estimasi total kebutuhan pembelian perangkat keras sekitar 200 ribuan rupiah.)
  2. Perangkat lunak (Arduino IDE)

Setelah perangkat keras sudah tersedia semua maka langsung saja masuk ke tahapan wiring, yaitu menghubungkan perangkat keras menggunakan kabel jumper dan BreadBoard, kurang lebihnya akan seperti gambar berikut

Pin Echo dan Trig 2 pada sensor Ultrasonic dihubungkan ke PIN I/O digital Arduino Uno, bebas gunakan pin digital yang mana saja, LED sebagai lampu indikator juga dihubungkan ke pin Digital, dalam project ini saya menggunakan pin 8, 9, 10, 11, 12, 13, algoritma deteksi object kurang lebihnya adalah sebagai berikut;

  • Apabila object hanya terdeteksi pada sensor Ultrasonic 1, maka dicatat sebagai motor dan LED 1 nyala.
  • Apabila object terdeteksi oleh 2 sensor Ulrasonic secara bersamaan, maka akan dicatat sebagai mobil, dan LED1/LED2 nyala bersamaan.
  • Jarak dalam prototype ini ditentukan adalah dibawah 50 CM.

Source Code untuk prototype ini adalah sebagai berikut;

Read more…

Pelatihan E-Learning Bagi Dosen Universitas Lampung 2018


Beberapa waktu lalu saya dan salah satu Dosen PSTI (Pak Meizano) diminta oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) untuk berbagi pengalaman tentang pengelolaan kegiatan perkuliahan berbasis aplikasi Virtual Class Unila kepada perwakilan Dosen dari berbagai Program Studi di Universitas Lampung. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin tahunan LP3M dalam rangka meningkatkan  kualitas proses pembelajaran.

Beberapa material dan workshop disampaikan kepada peserta, diantaranya bagaimana mengaktifkan akun Vclass menggunakan akun Single Sign On (SSO) yang sudah ada, workshop pembuatan dan pengelolaan mata kuliah, model ujian/quiz/tugas, dan beberapa material lain yang berkaitan dengan implementasi E-learning untuk mendukung kegiatan tatap muka perkuliahan,  workshop berjalan lancar dan terlihat peserta sangat antusias mengikutinya, beberapa foto dokumentasi yang sempat direkam oleh panitia.

Read more…

Training of Trainer (TOT) Pelaksanaan Perkuliahan Berbasis e-Learning


Selama 4 hari ini saya dan beberapa rekan Dosen diamanahi oleh Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unila untuk menjadi pemateri dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) Pelaksanaan Perkuliahan Berbasis e-Learning,  bertempat di ruang sidang lantai 4 Rektorat Unila. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 30 orang Dosen perwakilan dari seluruh Fakultas yang ada di Unila, dalam kesempatan ini saya menyampaikan pengalaman saya menggunakan aplikasi Virtual Class dalam mendukung proses kegiatan belajar mengajar, diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para Dosen dapat lebih proaktif memberdayakan fasilitas aplikasi Virtual Class agar kegiatan belajar mengajar bisa lebih baik lagi. #SemogaBermanfaat.

Read more…

Studi Banding Civitas Akademika Darmajaya ke UPT TIK Universitas Lampung


Beberapa waktu yang lalu, UPT TIK Unila kedatangan rombongan perwakilan IBI Darmajaya dalam rangka studi banding tatakelola TI di Universitas Lampung, sebanyak 10 orang perwakilan dari beberapa unit kerja di Darmajaya turut serta dalam serangkaian kegiatan studi banding ini. Kebetulan saya ditunjuk oleh Kepala UPT TIK untuk mewakili beliau dalam menyampaikan proses bisnis yang dikelola oleh UPT TIK, kegiatan ini hanya berlangsung 1 hari, ditutup dengan kunjungan ke Data Center UPT TIK yang baru, semoga bermanfaat.

Read more…

Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL) MK Jaringan Komputer Teknik Informatika Semester Genap 2016/2017, ke PT Telkomsel Regional Lampung, 17 Juli 2017.


Pada hari Senin tanggal 17 Juli 2017, telah berlangsung kegiatan Kuliah Kunjungan Lapangan (KKL) untuk mata kuliah Jaringan Komputer  Program Studi Teknik Informatika Unila ke PT Telkomsel Regional Lampung, sebetulnya kegiatan ini hampir saja tidak terselenggara ditengah kesibukan saya yang cukup padat merayap di semester ini, Alhamdulillah atas izin Alloh maka kegiatan KKL ini bisa terselenggara, karena memang ini merupakan agenda rutin tahunan saya sejak tahun 2008 (tahun pertama menjadi Dosen di Unila), mengajak Mahasiswa melihat dunia industri melalui MK JarKom yang saya ampu. Ada beberapa kandidat perusahaan yang terfikir dibenak saya, namun akhirnya diputuskan untuk mengunjungi Data Center (DC) yang dimiliki Tsel.

Sebanyak total 34 Mahasiswa angkatan 2015 PSTI mengikuti kegiatan ini dengan sangat antusias, Telkomsel melalui General Manager Bapak Tengku Erfansyah, S.T., M.M. menyambut hangat kedatangan rombongan kami di kantor Telkomsel Telecommunication Center (TTC) Telkomsel Pahoman. Beberapa materi yang disampaikan oleh tim Telkomsel diantaranya membahas tentang infrastruktur IT yang dimiliki Telkomsel, radio frequency, teknologi 2G, 3G, 4G dan beberapa layanan produk digital yang mereka miliki. Pada kesempatan ini Mahasiswa juga diajak berkunjung langsung (site visit) ke ruang data center yang mereka miliki, termasuk network room tempat perangkat komunikasi ditempatkan. Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar besarnya untuk kemajuan PSTI Unila tercinta.

Ah… bahagia rasanya, saat melihat potret kebahagiaan terpancar dari raut wajah para Mahasiswa karena telah diajak ikut serja mengunjungi dunia industri yang mungkin baru pertama kali ini mereka lakukan, semoga diberikan kesehatan dan kelapangan waktu oleh Alloh agar bisa istiqomah mempertahankan agenda ini hingga akhir catatan saya menjadi seorang tenaga pendidik…

Read more…

%d bloggers like this: