Archive

Archive for July, 2012

Analisis kinerja interkoneksi IPv6 dan IPv4 menggunakan mekanisme dual stack IPv6/IPv4 studi kasus pada Universitas Lampung


Iseng-iseng pagi ini ba’da sahur hendak menuliskan sesuatu yang berkaitan dengan IPv6 versus IPv4,  maka jadilah tulisan seperti dibawah ini.

ANALISIS KINERJA INTERKONEKSI IPv6 DAN IPv4

MENGGUNAKAN MEKANISME dual stack  IPv6/IPv4

STUDI KASUS PADA UNIVERSITAS LAMPUNG

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kelemahan dari mode pengalamatan  IPv4  adalah terbatasnya  jumlah host yang dapat terhubung ke dalam jaringan, IPv6 sebagai Next Generation Protocol  menawarkan fitur-fitur terbaru dalam teknologi internet seperti real-time flows, provider selection, host mobility, end-to-end security, dan auto-reconfiguration. Sebagai Universitas research, Universitas Lampung saat ini telah terhubung pada jaringan IPv6 Global menggunakan prefix 2001:df0:230::/48 dengan identitas ASN 56237, jaringan IPv6 berjalan bersamaan dengan jaringan IPv4 atau lebih dikenal dengan Dual Stack IPv6/IPv4, pada penelitian ini akan menganalisis kinerja interkoneksi antara jaringan IPv6 dan IPv4 pada domain yang sudah ditentukan, dalam hal ini mengambil sample domain terpopuler di Internasional dan Indonesia sendiri.

Tujuan

Tujuan dari penelitian ini adalah :

  1. Melakukan analisis kinerja interkoneksi antara jaringan IPv6 dan IPv4 untuk domain tertentu.
  2. Membandingkan hasil kinerja dari domain IPv6/IPv4 yang diujicobakan

Ruang Lingkup

Aktifitas yang dilakukan pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Jaringan yang diujicobakan adalah jaringan LAN Universitas Lampung dengan model yang berjalan adalah dual stack IPv6/IPv4.
  2. Pengukuran kinerja interkoneksi pada domain sample meliputi roundtrip time, dan path count.
  3. Pembuatan visualisasi kinerja pada domain sample menggunakan bahasa pemrograman Python dan MySQL sebagai database server.
  4. Domain sample yang digunakan adalah
  • Internasional: Google, Yahoo, Kame
  • Indonesia: Detik, Pandi

Tinjauan Pustaka

Internet Protokol versi 6 (IPv6) terkadang disebut dengan nama Next Generation Internet Protocol merupakan protokol dari hasil pengembangan IPv4. penggunaan IPv6 kali pertama direkomendasikan pada tanggal 25 Juli di Toronto pada saat pertemuan Internet Engineering Task Force(IETF). Perancangan IPv6 dilatarbelakangi oleh keterbatasan pengalamatan pada IP versi sebelumnya yaitu IPv4 yang saat ini memiliki panjang 32 bit dan dirasa tidak dapat menangani seluruh pengguna internet dimasa depan akibat dari pertumbuhan jaringan khususnya internet. .

            Untuk format penulisan IPv6, address sepanjang 128 bit dibagi ke dalam 8 bagian masing-masing bagian dikonversi ke 4-digit nomor heksadesimal dan dipisahkan denga tanda titik-dua( : ) untuk tiap bagian, sedangkan panjang prefix (0-12 dipisahkan dengan tanda( / ).

Read more…

Advertisements

Function session_is_registered() is deprecated pada PHP 5


Deprecated: Function ereg() is deprecated in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/includes/functions.php on line 5
Deprecated: Function session_is_registered() is deprecated in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/includes/functions.php on line 69
Deprecated: Function session_register() is deprecated in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/proses.php on line 46
Warning: session_register() [function.session-register]: Cannot send session cache limiter – headers already sent (output started at /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/includes/functions.php:5) in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/proses.php on line 46
Deprecated: Function session_is_registered() is deprecated in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/includes/functions.php on line 69
Warning: Cannot modify header information – headers already sent by (output started at /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/includes/functions.php:5) in /usr/local/www/apache22/data/mp3ei/WEB/proses.php on line 52

Sore ini mendapati log console seperti diatas  ketika memindahkan script program php yang saya buat, setelah googling sana dan sini dan mendarat  pada blog ini http://muslimpribadi.wordpress.com/2012/01/27/deprecated-function-pada-php/  maka didapat solusi sebagai berikut;

rubah parameter error_reporting  pada konfigurasi php.ini

;
;   - Show all errors, except for notices and coding standards warnings
;
;error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE
;
;   - Show all errors, except for notices
;
;error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE | E_STRICT
;
;   - Show only errors
;
;error_reporting = E_COMPILE_ERROR|E_RECOVERABLE_ERROR|E_ERROR|E_CORE_ERROR
;
;   - Show all errors except for notices and coding standards warnings
;
;error_reporting  =  E_ALL & ~E_NOTICE 
error_reporting = E_ALL & ~E_NOTICE & ~E_DEPRECATED

Dan warning error tersebut tidak akan muncul kembali.

Categories: World Of ICT

IN MX IPv6 gmail.com


Selamat kepada gmail yang telah konsisten mengenable kan IPv6 pada layanan terima mail mereka, baru nyadar siang ini kalao mamang Gmail telah ready menerima email dari jalur IPv6, semoga tetap istiqomah dalam meneruskan perjuangan dakwah di dunia per IPv6-an ,  dan semoga Mamang Yahoo juga diberikan hidayah untuk segera  meng-enablekan mail6 mereka.

Delivered-To: gigihfordanama@gmail.com
Received: by 10.76.122.100 with SMTP id lr4csp39086oab;
        Sun, 29 Jul 2012 23:52:06 -0700 (PDT)
Received: by 10.68.194.4 with SMTP id hs4mr32290247pbc.128.1343631126488;
        Sun, 29 Jul 2012 23:52:06 -0700 (PDT)
Return-Path: <gigih@unila.ac.id>
Received: from ns1.unila.ac.id(GERBANG-6-MASUK-AS56237-NOC-Cyber-MK670-AP.
unila.ac.id. [2001:df0:230:9::2])     by mx.google.com with ESMTP id 
qd2si16281653pbb.237.2012.07.29.23.52.04;Sun, 29 Jul 2012 23:52:05 -0700 (PDT)
Received-SPF: pass (google.com: best guess record for domain of gigih@unila.ac.id 
designates 2001:df0:230:9::2 as permitted sender) client-ip=2001:df0:230:9::2;
Authentication-Results: mx.google.com; spf=pass (google.com: 
best guess record for domain of gigih@unila.ac.id designates 2001:df0:230:9::2 
as permitted sender) smtp.mail=gigih@unila.ac.id
Received: from zimbra.unila.ac.id (unknown [192.168.1.25])
	by ns1.unila.ac.id (Postfix) with ESMTP id E94C633EB6
	for <gigihfordanama@gmail.com>; Mon, 30 Jul 2012 13:55:41 +0700 (WIT)
Received: from localhost (localhost.localdomain [127.0.0.1])
	by zimbra.unila.ac.id (Postfix) with ESMTP id 53E8258A17A
	for <gigihfordanama@gmail.com>; Mon, 30 Jul 2012 13:52:03 +0700 (WIT)
X-Virus-Scanned: amavisd-new at zimbra.unila.ac.id
Received: from zimbra.unila.ac.id ([127.0.0.1])
	by localhost (zimbra.unila.ac.id [127.0.0.1]) (amavisd-new, port 10024)
	with ESMTP id s0smRp1LnhfK for <gigihfordanama@gmail.com>;
	Mon, 30 Jul 2012 13:52:03 +0700 (WIT)
Received: from zimbra.unila.ac.id (localhost.localdomain [127.0.0.1])
	by zimbra.unila.ac.id (Postfix) with ESMTP id 1067C58A178
	for <gigihfordanama@gmail.com>; Mon, 30 Jul 2012 13:52:03 +0700 (WIT)
Date: Mon, 30 Jul 2012 13:52:03 +0700 (WIT)
From: Gigih Forda Nama <gigih@unila.ac.id>
To: Gigih Forda Nama <gigihfordanama@gmail.com>
Subject: hoi
Message-ID: <695aa1a0-fba6-4db8-a0e0-11ccabafad8c@zimbra>
Content-Type: multipart/alternative;
 boundary="=_d3a42ddf-f31f-44be-ba12-5a63066781fe"
MIME-Version: 1.0
X-Originating-IP: [192.168.1.204]
X-Mailer: Zimbra 7.1.1_GA_3196 (ZimbraWebClient - FF3.0 (Win)/7.1.1_GA_3196)

--=_d3a42ddf-f31f-44be-ba12-5a63066781fe
Content-Type: text/plain; charset=utf-8
Content-Transfer-Encoding: 7bit

SSH tool di Android (Samsung-Tab)


FYI bagi anda yang memiliki SmartPhone Android dan ingin remote ke server via SSH, anda dapat menggunakan aplikasi ConnectBot (SSH) yang dapat didownload secara gratis  di android market/play store-nya google, setidaknya aplikasi ini berjalan pada gadget Samsung-Tab saya dan Note-Traq, cara menggunakannya mudah sekali, jika anda familiar dengan aplikasi Putty maka seharusnya andapun juga dapat menggunakan ConnectBot ini, tinggal masukkan paramater host/user/password, dan andapun sudah bisa remote ke server, tampilan dari aplikasi ini bisa lihat dibawah (saya ambil dari scrnnsht smsung)

Hasil Compile data Prefix IPv6 Indonesia Internet Exchange (IIX)


Ba’da subuh pagi ini saya iseng mencapture prefix IPv6 yang diterima Core-BGP router Unila via ISP.  Hasil prefix IPv6 (total sekitar 120-an lebih) yang sudah didapat selanjutnya dijadikan sebagai host-icmp-ipv6 tujuan dari program “Shell Script” yang saya buat, data icmp kemudian diolah kembali dengan cara memparsing record TTL-6  terdekat dari prefix tersebut, data final kemudian dicompile menggunakan bahasa pemrograman Python untuk mengenerate, memvisualisasi, dan membandingkan hasil icmp tiap-tiap node dari sudut pandang Server BGP-IPv6 Unila.

Script program Python untuk mengeksekusi grafik diatas adalah sebagai berikut;

import numpy as np
import matplotlib.pyplot as plt

x = np.random.rand(125)
y = np.random.rand(125)
z = [20.3,40.5,.....,]
plt.subplot(111)
plt.scatter(x,y,s=300, c=z, marker="o")
plt.colorbar()
plt.title('Sebaran ICMP6 pada prefix IIX-6' )
plt.savefig("ipv6.png")
verts = zip([-800.,800.,800.,-1.],[-800.,-800.,800.,-1.])
plt.show()

Hasilnya cukup lumayanlah, kapan waktu akan saya coba membandingkan dengan prefix IPv4 pada IIX, o iya hasil output query traceroute dari shell script yang saya buat terlampir dibawah

Read more…

Matplotlib di Python


Sore yang cerah sembari menunggu jemput istri tercinta, diisi dengan mengasah ilmu pemrograman yang sudah cukup lama ditinggalkan, dimulai dengan sebuah keinginan untuk membuat sebuah peta dengan informasi yang bisa memetakan koordinat berisi nilai tertentu yang tersimpan dalam database, informasi nilai pada koordinat tersebut harus divisualisasikan dalam tampilan gradasi pembedaan warna. setelah pusing muter-muter tujuh keliling semenjak tadi pagi membaca dokumentasi Python dan beberapa publikasi jurnal, akhirnya sore ini dapet ilham untuk menyelesaikan kasus ini, dan jadilah outputnya seperti dibawah.

Memisahkan prefix IPv6 IIX dan Internasional di Mikrotik


Langsung sazalah, kira-kira logikanya begini,

  • Aktifkan 2 alokasi ipv6  dari upstream yang diberikan ISP untuk melakukan BGP Peering satu yang ke Indonesia Exchange dan satu lagi ke Internasional Exchange.
  • Membuat 2 instance ipv6 untuk masing masing peering.
  • Membuat 2  BGP-Peer dan set sesuai dengan neighbor yang sudah diberikan Upstream
  • Check apakah prefix IPv6 sudah terpisah.

Contoh kejadian ditempat saya.

%d bloggers like this: